5 Fakta Mengenai Jembatan Timbang

Published 30 November 2020 by Flynd | Read on Medium.com

truckinglogisticsjembatan-timbanggps-tracking-systemland-transport

Sumber: Kompas.com

Jembatan timbangan atau truck scale merupakan piranti yang penting bagi keberlangsungan hidup banyak industri manufaktur di Indonesia. Memang seberapa penting sih?

Nah untuk mengetahuinya, ada baiknya Anda menyimak beberapa fakta berikut mengenai jembatan timbangan:

Timbangan Raksasa

Jembatan timbangan merupakan timbangan berukuran raksasa yang berguna untuk menimbang dan mengetahui jumlah muatan pada suatu kendaraan berat seperti truk. Dan sebenarnya bila melihat rupanya, piranti yang satu ini, lebih tepat bila disebut timbangan jembatan.

Pengawas jalan

Tak hanya industri manufaktur, banyak ruas jalan di Indonesia juga telah menggunakan jembatan timbangan. Gunanya tentu untuk mengawasi bila ada truk kelebihan dimensi dan kelebihan muatan (ODOL atau Over Dimention Over Loading) yang lewat.

Soalnya, truk ODOL bisa menyebabkan jalan rusak parah, terlebih bila dilintasi secara terus-menerus. Dimana tingkat kerusakannya bisa mencapai dua atau tiga kali lebih besar ketimbang bila jalur tersebut dilalui kendaraan biasa. Beberapa area di Indonesia yang telah tersedia jembatan timbangan antara lain adalah ruas tol Tangerang-Merak dan ruas tol Bakauheni.

Macam-Macam Jembatan Timbangan

Ada empat macam jembatan timbangan yang tersedia, yakni:

1. Jembatan timbang konvensional

Perangkat yang berfungsi untuk menimbang kendaraan dan muatan bersamaan. Oleh karena itu, perangkat ini memiliki panjang sekitar 10 meter agar dapat menampung secara menyeluruh.

2. Jembatan timbang sumbu

Perangkat ini, akan mengkalkukasi berat truk secara keseluruhan dengan cara menimbang muatan sumbu satu per satu. Setelah selesai, barulah dijumlahkan.

3. Jembatan timbang portabel

Jembatan timbangan tidak hanya dibuat secara permanen, namun juga tersedia yang bisa dipindah-pindahkan. Ada yang hanya untuk roda maupun untuk kendaraannya sekaligus.

4. Jembatan timbang modern

Perangkat ini, dapat mengkalkulasi bobot muatan pada suatu kendaraan secara otomatis. Pasalnya timbangan modern bersifat digital dan telah terkomputerisasi. Model timbangan ini, juga berguna untuk menunjang kondisi arus lalu lintas masa kini yang tergolong tinggi.

Jembatan timbang ada dalam berbagai ukuran

Disamping modelnya, jembatan timbangan juga memiliki ukuran yang bervariasi. Misalnya ukuran 6mx3,4m untuk kendaraan besar berkapasitas 20–40 ton. Ada pula yang berukuran 15mx3,4m dengan kapasitas 50–80 ton.

Bahkan terdapat pula jembatan timbangan yang mampu menampung kendaraan besar hingga 150 ton, yakni berukuran 21mx3,4m. Beberapa perusahaan piranti ini, juga dapat menyediakan ukuran jembatan timbangan sesuai kebutuhan para pemilik usaha.

Proses Penimbangan Kendaraan

Dalam proses penimbangan tersedia dua model, yakni secara konvensional dan modern. Nah, berikut uraiannya:

1. Proses Penimbangan Konvensional

Pertama-tama kendaraan akan memasuki komplek jembatan timbang melalui jalur yang telah tersedia. Selanjutnya kendaraan akan berhenti di atas jembatan dan petugas akan menimbangnya.

Bila muatan yang dibawa sedikit berlebih, maka sopir truk akan dikenakan denda. Sedangkan kalau muatannya terlalu berlebihan, maka akan diarahkan ke gudang untuk menyimpan sebagian dan ditimbang ulang. Jika sudah sesuia, barulah kendaraan diperbolehkan keluar jalur.

2. Proses Penimbangan Modern

Mula-mula akan dilakukan penimbangan awal. Di tahap ini, kendaraan akan melewati alat deteksi dan bisa langsung diketahui bila ada kelebihan muatan. Jika ada, maka kendaraan tersebut harus membongkar muatan dan melewati tahap itu lagi.

Bila sudah sesuai, kendaraan akan kembali ke jembatan timbang yang selanjutnya. Dan jika masih ditemukan kelebihan muatan, sang sopir mesti membayar denda dan retribusi sesuai jumlah yang telah ditetapkan. Namun bila sudah sesuai, kendaraan berat tadi bisa segera keluar jalur.

Demikian informasi mengenai jembatan timbang yang dapat kami rangkum, mohon komentar jika ada koreksi atas kesalahan informasi yang kami sampaikan. Segala bentuk input dan perbaikan akan kami terima untuk dapat terus meningkatkan kualitas materi yang kami paparkan dalam akun kami.

Untuk informasi tentang FlyndTMS dan produk kami yang lain, silakan mengunjungi website kami di www.transflynd.com.

Ready to start? Schedule your demo now.

Related publications

January 18, 2021

Sejak lama Pulau Jawa telah menjadi pusat perekonomian di Indonesia. Baik sebagai pusat transaksi maupun pusat distribusi barang. Mengapa demikian?...

Read More

January 20, 2020

Di zaman sekarang ini, semua bisnis berkompetisi untuk melakukan digitalisasi, tekanan untuk bisnis-bisnis yang belum melakukannya semakin tinggi,...

Read More

November 9, 2020

Photo by Jon Tyson on Unsplash Sebuah tantangan baru hadir saat pandemi Covid-19, dimana dunia logistik sedang mencari cara untuk mencari solusi...

Read More